Tuesday, September 17, 2019


Tugas Mereview Jurnal Proses Menilik Uurgensi Di Era Otonomi Daerah




Judul Jurnal : Menilik Urgensi di Era Otonomi Daerah
Volume dan Halaman : Volume IV No: 2 Agustus 2013
Tahun: 2013
Penulis dan Institusi : Nusarini Dan Leili Sofia Marwati FKIP Universitas Sarjanawiyata TamansiswaYogyakarta.

  
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan YME yang telah memberikan kesempatan saya waktu dan tempat untuk mengulas atau mereview jurnal ini. Dan tak lupa saya sampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak terutama Dosen pengampu Mrr. Ratna Endang W, S.S. M.A yang telah memberikan tugas dan bimbinganya.
Abstrak
Merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan bernegara di Indonesia.  Di era otonomi daerah, pemerintah pusat berusaha memberikan wewenang kepada daerah untuk mengelola potensi daerahnya.  Namun, kenyataan mengatakan lain, karena banyak ditemukan berbagai kasus di mana pembangunan desa kerap tidak maksimal.  Hal ini berkaitan dengan berbagai perundingan yang ada saat ini masih tersentralisasinya pembangunan infrastruktur desa, aparatur pemerintah daerah yang kurang mengatur kewenangannya dan kondisi di lapangan, serta keberadaan desa-desa yang meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakatnya masih rendah.  Jurnal ini mengurai arti penting desa di era desentralisasi serta pentingnya undang-undang khusus yang mengatur desa dan pengelola dana desa sehingga desa dapat diharapkan dapat dikembangkan secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat. 
   Kata kunci: karakteristik desa, peran desa, pembangunan desa
           

            Ringkasan Hasil Penelitian : Di dalam jurnal tersebut diulas mengenai keadaan sebelum di bakukan undang undang desentralisasi yakni pengaturan desa berpacu dengan aturan aturan pusat, hal ini dirasa tidak efektif untuk membangun desa di karenakan pemerintah pusat tidak mengetahui secara spesifik dan kompleksitas masalah yang terjadi di daerah khususnya perdesaan, tetapi setelah adanya Undang Undang No 32 Tahun 2004 tetang pemerintah daerah mencoba memberikan kewenangan untuk mengolah potensi daerahnya, akan tetapi apa yang di impikan tidak begitu maksimal karena berbagai aspek sosiologis yang menjadi kendala dari pembangunan daerah itu sendiri adalah SDM. Kebijakan desentralisasi ini di rasa desa sebagai bagian terdalam masyarakat bias menjadi pemantik perubahan dan menjadi awal pembangunan desa berskala nasional di kemudian hari nya.

Komentar : Menurut saya jurnal ini kurang menjelaskan secara spesifik masalah yang terjadi pada desa bersangkutan di karena juran ini di dikasikan untuk permaslaha umu derah pasca terbentuknya perundang undangan desentralisasi. Dan tidak menyelesaikan masalah di daerah secara kongkrit.



12 comments:

  1. "Mungkin benar bahwa daerah nya sendiri yang mengetahui permasalahan tempatnya, tetapi pusat memiliki otoritas lebih yg harus masuk dalam setiap wilayah yg jauh. agar supaya sentralisasi dan desentralisasi memungkinkan perbaikan ulang dan lebih baik lagi"

    ReplyDelete
  2. Dalam masalah masalah pembangunan memang sangat kentara antara pusat dengan daerah daerah maka dari hal itu kita tidak harus memandang daerah terpencil sebagai hal yang tidak penting karena sumber sumber daya bahan pokok merupakan dari daerah daerah tersebut

    ReplyDelete
  3. Tulisan ini membahas secara umum mengenai uapaya pemerintah untuk mengatur struktur dalam pemerintahan, yang dimana desa menjadi struktur terbawah. Akan lebih baik jika dicantumkan mengenai fokus pembahasan atau dalam sejarah disebut skup spasial, tempat terlaksananya kebijakan tersebut.

    ReplyDelete
  4. Tulisan anda sangat membantu saya untuk memahami urgensi di era otonomi daerah. Kalau dilihat dari kepenulisan, cara menulis anda kurang rapi, tapi mudah untuk dipahami. Mungkin bisa diteliti lagi. Dan juga sebenarnya kalau review itu dicantumkan hasilnya juga. Jadi hasil apa yang didapat ketikan penulis ataupun reviewer tersebut melakukan penelitian yang sedang diteliti. Lalu, yang kurang dari review jurnal ini yaitu tidak dicantumkan tujuan atau maksud penulis ataupun memilih judul proses menilik urgensi di era otonomi daerah

    ReplyDelete
  5. Memang benar dalam sistem Otonomi Daerah akan menimbulkan sebuah dampak yang cukup signifikan dalam segi efektifitas & efisiensi anggaran. Namun yang menjadi kendala utama dalam sistem ini adalah rawannya penyelewengan anggaran oleh kepada daerah masing-masing. Sehingga untuk mengatasi hal ini perlu adanya tim pengawas dari pusat yang mengawasi jalannya otonomi ini, terutama terhadap wilayah yang mendapatkan otonomi khusus (Papua dan Aceh)

    ReplyDelete
  6. Tambahkan pembahasan dri jurnal yg anda riview. Tambahkan kelebihan dan kekurangan dri jurnal yg anda review

    ReplyDelete
  7. alangkah lebih baik jika ditambahkan kekurangan dan kelebihan dari jurnal tersebut. juga penjelasan mendetail mengenai sebab akibat dari urgensi yang ada di era otonomi daerah, karena menurut saya terlalu singkat. jangan lupa mampir diblog saya dan sematkan komentar didalamnya. Terimakasih :) :)

    ReplyDelete
  8. Review bagus,tetapi dalam pembahasan kurang detail mengenai permasalahan desa dan penjelasan mengenai keadaan sebelum di berlakukan undang undang desentralisasi yakni pengaturan desa juga tidak dijelaskan. Dan untuk sipenulis dapat memperhstkan lagi agar kata dalam tulisan salah dan pembaca dapat lebih memahami. Semangat Oppa

    ReplyDelete
  9. Jurnal ini membahas mengenai bagaimana pentingnya peran pemerintah dalam hal mengolah potensi desa. Didalam mengolah potensi desa tidak hanya berhubungan dengan ekonomi saja melainkan banyak masalah kompleks lainnya.

    ReplyDelete
  10. Sangat menarik jika proses" dalam pelaksanaanya dapat di implementasikan di setiap daerah

    ReplyDelete
  11. Desentralisali menjadi sangat penting untul dapat membantu mengembangkan potensi setiap daerah dan memberi kebebasan untuk berkreasi dengan potensi yang dimilikinya

    ReplyDelete
  12. Judul jurnal yang di review menarik membahas tentang otonomi daerah, akan tetapi isinya kurang mendetail dan tidak dilengkapi dengan kelebihan serta kekurangan dari jurnal yg di review

    ReplyDelete